Water Meter Warga Desa di Bondowoso Diduga Dicuri dan Dirusak Orang Mengaku Suruhan Kades Pelalangan
BONDOWOSO- Water meter milik warga diduga dicuri dan dirusak Dua orang yang mengaku suruhan Kepala Desa (Kades) Pelalangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso.
Water meter itu terpasang di saluran air Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Desa Pelalangan.
Water meter itu milik Saleh (46) Dusun Pelalangan Kauman dan Eko Purwantoro Halim (32) Dusun Krajan, Desa Pelalangan
Aksi itu dilakukan terang terangan di siang bolong yang diduga dilakukan oleh Habibi dan Kurdus, warga Dusun Krajan. Dua orang itu juga merupakan petugas Pansimas di Desa Pelalangan.
Dua orang warga desa setempat ini saat melakukan aksinya mengaku disuruh Mufid Kades Pelalangan.
Demikian disampaikan Saleh (46) saat ditemui di rumahnya Desa Pelalangan, Sabtu (20/4/2024).
"Water Meter itu awalnya terpasang di saluran air program Pamsimas. Tiba tiba Dua orang itu merusak, mereka membawa water meter milik saya, sedangan saluran Air Pamsimas ditutup. Ketika Dua Oknum warga itu ditanyakan mengaku disuruh Kades," ujarnya.
Saleh mengaku keluarganya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat saluran air Pamsimas dirusak, ditutup, dan water meternya duduga dicuri orang yang mengaku suruhan Kades Pelalangan.
Saleh tak menyangka water meternya yang dibeli sendiri dari hasil bekerja diambil, kenudian saluran air Pamsimasnya diduga dirusak dan ditutup tanpa alasan.
"Water meter itu hasil beli sendiri. Hasil dari kerja di Banyuwangi nyupir mobilnya orang," ujarnya.
Eko Purnomo Halim mengaku, kalau itu dirinya terkejut, ketika hendak mau maudi tibat-tiba dibelakang rumahnya ada dua orang membuka water meter dan menutup saluran air Pamsimas.
"Dua orang itu Habibi dan Kurdus saat membuka itu saya tanya, kenanapa dibuka water meternya dan saluran airnya ditutup, mereka nenjawab hanya disuruh Kades," paparnya.
Eko juga merasa heran kenapa saluran airnya ditutup dan dirusak tanpa alasan yang jelas.
Menurutnya, jika hanya karena nunggak tagihan air, tetangganya pun juga banyak yang nunggak pembayaran tagihan air, tapi saluran air pamsimasnya tidak dirusak dan ditutup.
Sementara Kapala Desa Pelalangan Mufid, mengatakan, saluran air Pamsimas milik Dua orang warganya diputus lantaran sudah tidak bayar tagihan.
"Kalau sudah tagihan tidak bayar kan diputus air Pamsimasnya. Kan ada aturanya. Listrik saja kalau tidak bayar kan dipecat alias dimatikan," ujarnya.
Kades Pelalangan 2 pereode itu menyampaikan agar warganya yang mengalir air Pamsimas tidak hanya mengaku benarnya sendiri soal pemakaian air tersebut.
"Coba mereka datang dan bayar ke saya, masak mau dibuka," ujarnya.
What's Your Reaction?