Jelang Idul Fitri Gas Elpiji 3 Kg Langka, GP Ansor Bondowoso Minta Oknum Pemain Gas Subsidi Ditindak

Apr 9, 2024 - 19:12
Jelang Idul Fitri Gas Elpiji 3 Kg Langka, GP Ansor Bondowoso Minta Oknum Pemain Gas Subsidi Ditindak
Luluk Haryadi Ketua PC GP Ansor Bondowoso

BONDOWOSO, Siberindonesia.id- Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, memIntah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Aparat Penegak Hukum (APH) agar oknum pemain gas subsidi Elpiji 3 kg ditindak.

Apa lagi kondisi ini terjadi di tengah momentum menjelang hari raya Idul Fitri 1445 H.

"Kami menyesalkan kondisi gas Elpiji 3 kg subsidi pemerintah ini mengalami kelangkaan dan harganya juga mahal," demikian kata Luluk pada media, Selasa (9/4/2024).

Lebih lanjut, Luluk menengarai, persoalan kelangkaan gas Elpiji 3 kg sehingga membuat harga juga mahal tentunya ada oknum yang bermain-main, baik itu di tingkat agen, pangkalan, pengecer, dan warung.

Luluk juga berharap, pihak-pihak terkait yang mempunyai kewenangan agar melakukan upaya-upaya nyata agar persoalan ini menemukan sebuah solusi konkret.

"Saat ini umat muslim sedang mau melaksanakan hari raya Idul Fitri. Kalau Gas subsidi ini langka dan harganya mahal, maka ini tentunya sangat menyusahkan masyarakat," kata Luluk.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Aparat Penegak Hukum (APH) Bondowoso intensif melakukan kontrol, serta pengawasan agar penjualan tabung gas Elpiji subsidi itu sesuai dengan ketentuan aturan pemerintah atau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Kami meminta jika oknum agen, pangkalan, pengecer, hingga warung bermain-main dan ditemukan melakukan penyimpangan dalam penyaluran dengan subsidi pemerintah ini, maka harus ditindak," ujarnya.

Dia mengaku saat ini harga gas Elpiji 3 kg itu banyak dijual di atas HET alias mahal di pasaran, dan harga Rp19 ribu, Rp 25 ribu, sampai Rp 35 ribu. Barangnya pun susah didapat.

Katanya, tidak jarang yang terjadi orang-orang di desa saat ini untuk mendapatkan gas Elpiji 3kg masih perlu keliling ke desa-desa tetangga, bahkan ke kecamatan kecamatan tetangga untuk mencari dan membeli gas Elpiji 3 kg ke toko yang ada.

"Banyak terjadi harga jualnya di tingkat pengecer, toko, dan pasar sudah tidak sesuai dengan aturan harga yang telah diatur oleh pemerintah," ujarnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow