APDI Bondowoso Gelar PPKM Di Ijen View, Dihadiri Tim APDI Jatim

Aug 21, 2024 - 21:50
APDI Bondowoso Gelar PPKM Di Ijen View, Dihadiri Tim APDI Jatim
APDI gelar PPKM

BONDOWOSO - Dalam rangka pelaksanaan program penguatan pemerintah untuk pembangunan desa, Asosiasi Pendamping Desa (APDI) Bondowoso menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Mandiri (PPKM).

Acara tersebut dilaksanakan di Ijen View, Kelurahan Tamansari, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso, Rabu (21/8/2024).

Kegiatan PPKM yang diselenggarakan oleh APDI Bondowoso turut dihadiri narasumber dari Tim APDI Provinsi Jawa Timur (Jatim). Ketua APDI Jatim, Miftahul Munir turut hadir dan menjadi narasumber.

Turut hadir pula Kepala Dinas DPMD Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini mengikutsertakan seluruh Tim Pendamping Profesional (TPP) Bondowoso.

"PPKM ini merupakan komitmen kami (Tim APDI Bondowoso) untuk memperkuat basis pengetahuan dan kemampuan TPP dalam melakukan pendampingan penyelenggaraan pemerintahan di desa," ujar Mas'ud Ubaidillah selaku ketua APDI Bondowoso.

"Suksesnya pelaksanaan Dana Desa salah satunya kapasitas kemampuan TPP dalam mendampingi desa. Pendamping Desa diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat desa. Melalui pendampingan, sumber daya, dan pengetahuan diteruskan dengan efektif dan efisien," ujarnya.

"Terlaksananya program desa sesuai dengan regulasi dan peran serta atau partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dari suksesnya pendampingan desa, " lanjutnya.

Kegiatan PPKM ini diharapkan dapat memberikan motivasi besar kepada para TPP Bondowoso untuk meningkatkan kualitas profesionalisme kerja. Salah satunya dengan mengikuti sertifikasi pendamping sebagai bentuk kompetensi pendamping dalam mendampingi desa. Secara garis besar, kegiatan ini berupaya dapat meningkatan Kapasitas pendamping dari segi kualitas untuk melaksanan pendampingan yang optimal terhadap desa.

Pihaknya selaku mitra Pemerintah Daerah dalam mengawal realisasi Dana Desa lewat PPKM ini berupaya agar pembangunan Desa tepat sasaran, baik realisasi program prioritas dari Kementerian Desa maupun rencana kegiatan pembangunan Kabupaten.

Disisi lain, Ubai menginginkan, pelatihan ke depan disertai dengan kegiatan sertifikasi TPP, sehingga menjadi tambahan persyaratan untuk perpanjangan kontrak kerja.

"Dengan sertifikasi TPP maka akan teruji secara formal bahwa pendamping memiliki kompetensi profesional," ujarnya.

Ketua APDI Jatim, Miftahul Munir menyampaikan, dirinya berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan sertifikasi untuk TPP Jatim. Baik PLD, PD, dan TA Kabupaten.

"Kami hanya bisa memfasilitasi agar TPP bisa mengikuti sertifikasi. Walaupun teman-teman tidak mengikuti, maka menjadi hal dipaksakan oleh kami," tutupnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow