Kuliner Malam Banyuwangi, Menggoda Selera
BANYUWANGI - Seorang pedagang kaki lima bernama Ibu Iin di Jalan Kapten Piere Tendean, Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, telah merintis usahanya di bidang kuliner, Sejak Selasa (21/3/2023).
Meskipun baru merintis usahanya, Ibu Iin telah berhasil menarik perhatian dan mendapatkan banyak pelanggan setia.
Dikenal dengan nama Tempong Gendhys, Gerobaknya Ibu Iin yang berdiri kokoh di pinggir jalan, menjadi magnet bagi para pencinta kuliner malam. Dan juga Tempong Gendhys tak jauh dari Taman Blambangan Banyuwangi.
"Gendhys itu nama anak saya, jadi saya beri nama Tempong Gendhys" kata Iin.
Pedagang kaki lima Tempong Gendhys, di buka pada pukul 17.00 WIB - 00.00 WIB. Dalam semalam ia dapat mengumpulkan omzet berkisar Rp 500 ribu rupiah hingga Rp 700 ribu rupiah.
Tidak hanya menjual nasi tempong saja, Ibu Iin mendagangkan aneka hidangan lezat seperti, nasi pecel, nasi lalapan, ayam geprek, ayam bakar, dan ayam pedas. Dan juga menawarkan harga yang terjangkau untuk hidangan mereka.
"Nasi tempong biasa, seharga 7 ribu rupiah, nasi pecel biasa, juga dengan harga yang sama. Bagi yang menginginkan nasi tempong atau nasi pecel dengan tambahan lauk seperti ayam, yaitu dengan harga 13 ribu rupiah," Ungkap Iin.
"Untuk ayam bakar plus nasi, seharga 12 ribu rupiah, sedangkan ayam geprek plus nasi, seharga 10 ribu rupiah. Bagi yang doyan dengan pedas, tersedia ayam kampung pedas dengan harga 20 ribu rupiah, dan lalapan segar dengan harga 18 ribu rupiah," sambung Iin.
Tempong Gendhys memasarkan jualannya di depan tempat pencucian mobil, ia menyewa kepada orang yang mempunyai tempat pencucian tersebut.
"Saya menyewa tempat ini karena nyaman, luas, dan juga murah. kalau di tempat lain itu biasanya ada yang lima ratus ribu bahkan satu juta dalam satu bulan, kalau disini cuma tiga ratus lima puluh ribu," ujar Iin
Meskipun berjualan di tempat yang sederhana, Ibu Iin tidak pernah sendirian. Ia selalu ditemani oleh anaknya ialah Gendhys pada saat berjualan.
Ibu Iin berharap dalam menjalankan usahanya tersebut, bisa menjadi lebih ramai para pembeli dan juga berharap penghasilan nya bisa digunakan untuk naik haji.
What's Your Reaction?