Kemacetan Bundaran Kalisat, DPRD Jember: Ini Dilema
JEMBER - Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember Dannis Barlie Halim, mengaku masih mencarikan jalan keluar terkait penumpukan pedagang kali lima yang terpusat di bundaran Kalisat.
Kata Dannis, kondisi ini merupakan sebuah dilema dan butuh pemikiran matang untuk mengambil sebuah keputusan.
"Andaikan cepat dipindahkan takutnya pembelinya sepi," kata Danis saat menghadiri acara jalan santai Haji Charles, Minggu (18/12/2022) siang.
Sementara disisi lain, kata Dannis, kemacetan akibat penumpukan parkir dan PKL tidak dapat terhindarkan, mengingat Kalisat adalah sentral 4 kecamatan sekitar.
"Kalau liburan Sabtu dan Minggu pasti menumpuk dan macet. Sempat ini kami pikirkan bersama teman-teman dewan dan stake holder terkait," ucapnya.
Legislator Nasdem ini mengaku, sudah menemukan formulasi baru untuk mengantisipasi hal itu. Namun, itu masih sekedar wacana dan perlu kajian matang.
"Kita punya planning, arah stasiun akan dijadikan sentral pedagang kaki lima," ujarnya.
Kendati begitu, Dannis masih memikirkan solusi tepat agar pedagang kaki lima agar tidak ada yang merasa dirugikan.
"Tetapi, masih kita pikirkan lagi. Bagaimana pembeli tetap bisa ramai dan kecantikan dari bundaran Kalisat tetap bertahan," jelasnya.
What's Your Reaction?