Sosok Aktivis Tangguh, Dibalik Perjuangan 'SK Bupati Harga Mati'
JEMBER - Isu akan segera diterbitkannya SK Bupati Jember untuk tenaga kesehatan (Nakes) semakin menemui titik terang.
Perjuangan itu, tidak lepas dari perjuangan dari beberapa sosok penting dalam kepengurusan Forum Honorer Tenaga Kesehatan (FHTK) Jember.
Salah satunya adalah nakes bidan bernama Ayu Binti. Ia saat ini mengabdikan diri di Puskesmas Jombang.
Meski harus menempuh kurang lebih 50 kilometer dari rumahnya menuju pusat kota Jember, Ayu tidak menyerah.
Pertama kali FHTK didirikan, Ayu dipercaya menjadi sekretaris di organisasi perjuangan yang saat ini eksis terus mengawal tuntutan.
Aktivis ini rela, meninggalkan anak dan keluarganya, untuk menghadiri pertemuan-pertemuan penting.
Maklum saja, posisisl sekretaris adalah posisi penting dalam hal surat menyurat dan mencatat laporan penting.
Ayu tidak pernah berfikir, dalam perjuangannya dia akan mendapatkan apa. Yang terpenting, bagi dirinya ini adalah tugas mulia.
Baginya, berjuang bersama untuk memperjuangkan nasib dan kesejahteraan adalah bagian dari pengabdian.
Kadang pulang tengah malam, kehujanan dan kepanasan. Itu baginya bukanlah hambatan.
Ya, demi mimpi dan cita-cita bersama. Apapun hasilnya, harus tetap diperjuangkan sampai titik akhir.
"Saya prihatin, melihat nakes yang sudah lama mengabdi puluhan tahun, tetapi nasibnya belum jelas," papar Ayu memberikan semangat.
Mahasiswa semester akhir di salah satu kampus kesehatan ternama ini mengajak, kepada semua honorer nakes untuk bersatu dan jangan mau diadu.
"Bersatu berjuang bersama. Jangan mau dipecah belah. Karena dengan kebersamaan pasti bisa. Selain organisasi profesi ada FHTK bisa menjadi wadah untuk berjuang bersama bagi honorer," katanya.
Ibu muda ini optimis, Bupati H.Hendy pasti akan mendengarkan apa yang menjadi keluhan dan keresahan nakes selama ini.
"Optimis dan yakin. Perjuangan kita akan membuahkan hasil. Apalagi, kita ini garda terdepan di masyarakat," paparnya menambahkan.(Yunita)
What's Your Reaction?