Selain Memperjuangkan Hak, APHI Juga Berfungsi Advokasi
SIBER INDONESIA - Ketua umum Aliansi Perjuangan Honorer Independen (APHI) Dwi Rendra memaparkan, bahwa organisasi yang dia pimpin berangkat dari perjuangan.
Salah satunya memperjuangkan masib honorer yang saat ini masih belum memiliki status yang jelas dan kesejahteraannya masih mengenaskan.
"Kita harus bersatu lewat wadah APHI. Selain memperjuangkan hak, APHI juga akan intens advokasi anggota," terang dia memaparkan, Senin (30/10/2023).
Tujuan Advokasi kata Rendra, karena nakes rawan dan rentan mengalami banyak persoalan dan ancaman.
"Kita lihat berapa nakes yang diancam saat melaksanakan tugas. Berapa nakes yang mengalami kekerasan. Nah, APHI akan siap membela anggota yang mengalami itu," tegasnya.
Sampai saat ini, diakui Rendra, APHI sudah melakukan koordinasi dan membangun sinergi dengan berbagai pihak.
"Salah satunya kami sudah membangun komunikasi yang baik dengan beberapa konsultan hukum, yang siap membela jika dibutuhkan," terangnya.
Kendati begitu, APHI siap terbuka untuk membangun sinergi dengan siapapun dan pihak manapun.
"Salah satunya dengan Pemkab Jember kami siap bersinergi dan berkolaborasi untuk sektor kesehatan. Karena kami adalah bagian komponen penting masyarakat," tutupnya.
Pernyataan senada disampaikan pengurus APHI Ratih Diah Palupi. Ia membeberkan, bahwa sampai saat ini APHI masih tetap intens berjuang.
"Jumlah kami seribu lebih. Kami adalah garda terdepan untuk menyehatkan negeri. Semoga bisa terus bersinergi," harapnya.
Ratih juga menyampaikan dalam waktu dekat akan melakukan pendataan ulang untuk anggota APHI.
"Karena banyak yang pensiun dan ada yang menyerah memundurkan diri karena usia. Memprihatinkan memang. Kami akan data ulang," lugas honorer bidan ini.
What's Your Reaction?