Ketua FHTK: Tenaga Administrasi Juga Bagian dari Nakes
JEMBER - Ketua Forum Honorer Tenaga Kesehatan Kabupaten Jember, Dwi Rendra menyebut bahwa tenaga administrasi di Puskesmas juga bagian dari tenaga kesehatan.
Bukan tanpa alasan, Rendra menyebut disaat tenaga kesehatan menjalankan profesinya tidak lepas dari peran tenaga administrasi.
"Tenaga administrasi juga bagian dari nakes. Ini tugas kami juga FHTK memperjuangkan nasib mereka," paparnya, Senin (01/05/2023).
Sampai saat ini Rendra mengakui, keberadaan tenaga administrasi kondisinya sangat memprihatinkan.
"Bahkan ada tenaga administrasi mulai dari pertama mengabdi, sampai dirinya pensiun tetap saja sukwan bergaji Rp 350 ribu," berbernya.
Maka dari itu, pihaknya berencana kembali akan memverifikasi berkas yang sudah masuk ke BKPSDM.
"Jangan sampai ada yang tercecer dan tidak terakomodir. Ini akan menjadi atensi kami ke depan," akui dia.
Selain tenaga administrasi, menurut dia, ada pegawai honorer lain yang juga butuh perhatian dan kondisinya juga mengenaskan.
"Mereka adalah tukang bersih-bersih, Satpol PP, juru masak, rekamedis dan apoteker. Mereka masih banyak berstatus honorer," sebutnya.
Aktivis ini juga menyampaikan, akan melakukan rekonsiliasi dengan tenaga administrasi.
"Kita ingin mamastikan, bahwa mereka sudah terdata dan sesuai. Kami juga usulkan, mereka juga masuk skala prioritas," tutur Rendra.
Sebelumnya, Anggota Komisi D Edi Cahyono menyebut, tenaga administrasi juga bagian dari nakes.
"Perjuangan mereka luar biasa. Namun, perhatian pemerintah terhadap mereka juga masih minim," paparnya, saat rapat dengar pendapat beberapa waktu lalu.
What's Your Reaction?