Lintas Komunitas Gelar Kemah Budaya di Muncar Banyuwangi

May 22, 2023 - 08:23
Lintas Komunitas Gelar Kemah Budaya di Muncar Banyuwangi
Kegiatan perkemahan di Muncar, Banyuwangi (Foto: Istimewa)

BANYUWANGI - Sembilan komunitas yang ada di Muncar Banyuwangi, gelar acara Kemah Budaya di Pantai Gumuk Kantong, tepatnya di Palurejo, Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Sabtu - Minggu (20/5/2023) - (21/5/2023) sekitar pukul 17.00 - 07.30 WIB.

Sembilan komunitas tersebut diantaranya ialah, Lesbumi Muncar, Pemdes sumbersewu, Selapanan sastra, Daras filsafat Muncar, Gumuk kantong Pokdarwis berkreasi, Rumah baca ikan Muncar, Karangtaruna sumbersewu, PCM Muncar, dan Trisma adventure. 

Ada 23 peserta yang mengikuti dalam acara kemah budaya ini, yakni dari berbagai komunitas yang ada di muncar banyuwangi.

"Dari berbagai komunitas tersebut, ada tambahan juga yaitu dari teman teman Mahasiswa Ibrahimy, ada juga dari jember, dan juga dari SMA yang aktif dalam organisasi Pramuka," kata ijat.

Menurut Ijat selaku ketua dari Komunitas Lesbumi Muncar mengungkapkan, acara ini di adakan untuk berdiskusi, dan di paparkan oleh Emvitrust Indonesia untuk sadar lingkungan.

"Ada Agustin dan Abdillah dari Emvitrust Indonesia, ia sebagai pemantik diskusi. Mengapa Emvitrust ini juga dilibatkan, karena lebih spesifik membahas tentang lingkungan, khususnya sampah," ungkapnya.

Dari diskusi yang telah dilaksanakan, maka akan mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara mengelola sampah yang benar, dan juga mengajak untuk sadar lingkungan.

Setelah melakukan diskusi bersama dilanjutkan dengan seni pertunjukan (performance art). Yang dilakukan oleh beberapa komunitas tersebut.

"Reaksi dari diskusi ini adalah menjadi bentuk perfomance art musik puisi. Seni dapat menatap lingkungan, artinya dari diskusi kemudian direspon menjadi sebuah pertunjukan," ujarnya.

Selanjutnya keesokan pada pagi hari sekitar jam 05.30 WIB, seluruh peserta yang mengikuti kemah budaya akan melakukan bersih bersih pantai bersama.

Ijat berharap dengan di adakan acara kemah budaya ini, bisa jadi sadar akan diri kita dan lingkungan.

"Syukur itu menjadi satu gerakan selanjutnya, yang dibawa oleh hasil dari kemah budaya, kemudian dibawa untuk di sosialisasikan dirumah sama teman keluarga ataupun itu," pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow