Benda Purbakala Ditemukan di Situbondo
SITUBONDO - Ditemukannya sejumlah artefaktual yang diduga dari era klasik Hindu-Buddha oleh Tim Cagar Budaya - Yayasan Museum Balumbung Situbondo (TCB-YMBS) di area Situs Mellek, Desa Banyuputih, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo pada Sabtu (24/06/2023) pagi menuai analisis baru.
Salah satu artefaktual ditemukan di kedalaman sekitar 1,6 meter pada sebuah bekas galian pasir dan batu (sirtu) dalam kondisi melekat di lapisan tanah yang tergerus berupa figurin kepala Buddha.
"Artefak itu berukuran kecil, tingginya hanya 4,5 cm, namun merupakan bukti otentik mengenai eksistensi penganut Buddha di Kabupaten Situbondo bagian timur," ucap Abhiseka Naufal, Sekretaris TCB-YMBS.
Arkeolog alumni Universitas Udayana ini menyebutkan, sebaran artefaktual di lokasi yang diperkirakan sebagai permukiman kuno nyaris merata pada dua desa, yakni Desa Sumberejo dan Banyuputih.
"Situs Mellek sendiri awalnya diidentifikasi di Desa Sumberejo yang letaknya di sisi timur dan sisi selatan kali. Berikutnya, sisi barat dan sisi Utara kali yang masuk wilayah Desa Banyuputih juga menunjukkan karakteristik temuan arkeologis yang sama," ucap Naufal.
Semua artefaktual tersebut, sambung Naufal, didata dan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk didaftarkan sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB).
"Yang pasti keamanan artefak ini kami jamin. Langsung kami amankan di Museum Balumbung. Selanjutnya kami laporkan ke pihak terkait," imbuhnya.
Berdasarkan data yang dihimpun siberindonesia.id, selain figurin Kepala Buddha, temuan lainnnya yakni berupa fragmen tutup buyung berbahan tanah liat terdiri dari 3 bagian. Cirinya berukir pada bagian leher dan berbentuk sulur pada sisinya. Saat disatukan, diketahui tinggi 21 cm.
Selain itu, fragmen buyung tanpa leher berbahan tanah liat, diameter 21 cm, fragmen tempat dupa bagian bawah , dasar wadah diameter 16 cm, bagian pegangan bawah diameter 9 cm.
Diamankan pula sampel bata 1 berukuran:panjang 29 cm,lebar 17 cm dan tebal 4 cm.
Lalu bata 2 berukuran: panjang 32 cm, lebar 17 cm dan tebal 5 cm.
Lain-lain berupa fragmen keramik yang jumlahnya tidak begitu signifikan serta berupa ekofak tulang-belulang yang masih belum diketahui apakah tulang manusia atau hewan.
L
Sementara itu temuan di Situs Mellek yang keletakannya ada pada Desa Sumberejo berupa:
umpak 1 berukuran
tinggi 26 cm (tidak utuh).
Kedua sisi bagian bawah umpak ukurannya 27-28 cm.
Bahan umpak batu andesit.
Berikutnya, umpak 2 berukuran tinggi 24 cm, rumpil pada salah bagian sudut atas. Kedua sisi atas umpak berukuran 19-20 cm.
Sisi bawah umpak masing-masing 25 cm.
Bahan umpak batu andesit. (ik)
Pewarta:
I.Kurniadi
What's Your Reaction?